MAKSUD DAN TUJUAN ANALISA PROYEK

Sebelum suatu proyek di laksanakan terlebih dahulu diadakan perhitungan – perhitungan besarnya biaya serta manfaat dari proyek tersebut.

Melakukan perhitungan – perhitungan agar pilihan kita tepat dalam rangka usaha untuk melakukan investasi modal.

Contoh :

Seorang pengusaha seklaigus pemilik pabrik akan lebih memilih membangun pabrik kelapa sawit (CPO) dibanding pabrik lainnya karena lokasi pabrik yang dekat dengan ribuan hektar kelapa sawit, tenaga kerja tersedia, sarana dan prasarana jalan dan transportasi tersedia.  Prioritas utama memilih investasi terhadap pabrik kelapa sawit sebagai tujuan proyek di karenakan pengusaha dapat memperhitungkan berap abesarnya tingkat keuntungan yang akan di peroleh di banding proyek investasi lainnya.

TAHAP PERSIAPAN SUATU PROYEK

1. TAHAP IDENTITAS

  • memperbesar kapasitas produksi yang ada ?
  • diversifikasi produk?
  • memproduksi barang yang baru ?

2. TAHAP PRE-SELECTION

  • Melakukan pengumpulan data (information gathering) — > kemungkinan hambatan yang akan di hadapi.
  • dimana memperoleh bahan baku?
  • peralatan/ mesin?
  • modal?
  • dll

3. TAHAP PENGUJIAN / APPRAISAL

  • analisa pasar : apakah dari segi pemasaran, proyek tersebut dapat di laksanakan atau tidak? ataukah perlu di tunda?. Analisa pasar tidak mutlak dilakukan jika pada proyek industri / pemerintah sudah jelas pangsa pasarnya. Analisa pasar mutlak dilakuakan untuk industri baru.
  • Analisa teknis : apakah dari segi teknis proyek tersebut layak / feasible ?.  maka harus ada informasi produk, informasi pasar, informasi material, lain2 : pengadaan modal. tenaga kerja. dll.
  • analisa finansial : rencana atau target penjualan, hasil setiap tahun, biaya-biaya yangb dikeluarkan (operasional, penyusutan, hutang, kredit, dll)

4. TAHAP EVALUASI

Memperbandingkan antara benefit dan cost.

ANALISA PROYEK MELIPUTI :

  1. ANALISA TEKNIS : yakni berkaitan dengan masalah input barang dan jasa. pada hakikatnya analisis ini merupakan analisis agronomis atau mekanis walaupun semua aspek dari teknologi yang digunakan pada proyek yang bersangkutan juga harus di perhitungkan.
  2. ANALISA FINANSIAL : yakni berkaitan dengan masalah keuntungan pendapatan ( revenue earning ) yang diperoleh dari suatu proyek. Hal in iberkaitan dengan masalah apakah proyek yang bersangkutan sanggup menjamin dana yang dibutuhkan dan apakah sanggup membayar kembali, juga apakah proyek tersebut bisa menjamin kelangsungan hidupnya secara finansial.

BERBAGAI INVESTEMENT COST

1. ENGINEERING DAN FEASIBILITY TERDIRI DARI :

  • preliminary design : design pendahuluan yang di buat waktu mengadakan study kelayakan .
  • final design : design akhir  yang dibuat sesudah ada keputusan bahwa proyek akan dilaksanakan.

2. TANAH

Yang di hitung sebagai biaya tanah yakni produksi yang di korbankan karena tanah di gunakan dalam proyek. Artinya kalau tanah yang di gunakan dalam proyek tersebut sebelumnya sudah menghasilkan maka yang di hitung sebagai biaya tanah adalah nilai sekarang netto ( net present value/NPV) bagi produksi yang di korbankan itu berdasarkan harga pasar yang merupakan the opportunity cost bagi tanah.

3. BIAYA KONSTRUKSI DAN PENGADAAN PERALATAN

Dalam hal ini perlu dilihat apakah ada yang merupakan barang yang diperdagangkan, jika merupakan barng yang di perdagangkan maka harus diperhitungkan sebagai biaya.

4. BUNGA SELAMA MASA KONSTRUKSI

Sama halnya dengan bunga pada umumnya maka untuk biaya investasi  di bebankan pada waktu diadakan investasi. Jika biaya investasi diperhitungkan pada waktu pelunasan pinjaman dan bunga cicilan, maka pembayaran bunga selama konstruksi perlu diperhitungkan dalam biaya ekonomik.

5. MODAL KERJA

About these ads